Showing posts with label Sastra. Show all posts
Showing posts with label Sastra. Show all posts

Friday, October 25, 2013

rindu sepasang mata

0 comments
aku butuh mesra untuk mataku malam ini..
tapi tidak ada mata kamu yang redup layu meninabobokan kelopak mata ku.

aku..


rindu..


beradu sajak dengan mata mu.






la.tania

Friday, September 27, 2013

sendu

1 comments
aku lupa pernah menulis puisi tentang kita..
mengisahkan tawa dan hampa..
tubuh ku seperti kapas, ringan tertiup ucapan..
terbang..
sampai lupa pulang.. 
mata pun terbelik setelah melihat jari jari ku meng-abu..

....

aku rindu sepi yang mengusik, tapi sekarang hanya ada mimpi yang terbata mengajak ku menari dalam semu.




la tania

Saturday, September 21, 2013

Semalam

0 comments
Semalam, aku berdiri dibalik hujan dan pejamkan mata

oh, disana rupanya dia, sedang bercengkrama dengan kisah yang menjadi basah mataku

angin mengajak ku berjalan ke pinggiran, sinar lampu jalan tunduk memandang iba

hiruk pikuk pikiran ku mendatangi pikiran ku,memaksanya menjadi abu

lemas jantung ku berdetak kencang, kurasa dia ingin menangis saking lelahnya

kuberalih jauh dari nyata dan berkaca, masuk kedalam mata, dan pergi mengembalikan rasa.
















La tania,

Saturday, February 11, 2012

Rasakan sendiri

0 comments
Kalau saja kau itu darah, aku sudah relakan kau menyusup ke dalam nadi-nadi ku..
merasakan hangatnya lambungku, berenang di dinding ususku,
merasakan degupan jantungku, pergi ke arteri.. mendengar nafas ku..
melintas di antara tulang sumsum ku,
berlari ke otak ku, rasakan gelapnya,
singgah ke hatiku, rasakan dinginnya,
mengintip dimataku..
berputar putar didalam tubuh ku,
nikmati setiap detik aliran nya.






la tania.

aku dan malam

2 comments
Hari ini mungkin hujan enggan tidur, semalaman berjalan didalam angin..
melalui sela-sela pikiran ku ia menjelma menjadi embun yang menutupi rongga imajinasi,
tertiup basah oleh petikan gitar yang mengalun mengajak mata ku menari disetiap not nya,
terlepas dari bulan yang dinginkan daun bunga kamboja,
malam pun terbuai..
membuat nya lupa untuk tertidur didalam pangkuan bintang-bintang,
debu pun cemburu, dia berlari dengan kencang menutupi jendela-jendela yang tidak bertirai..
senar gitar tertidur..
not pun berhenti mengajak mataku menari,
malam kembali membuatku terpikat..
sampai purnama merayap diantara kabut.

la tania.

Thursday, October 6, 2011

cinta monyet

3 comments
Melihat dirinya berjalan diantara pepohonan yang daunnya bergoyang malu.
enggan untuk menyapanya, 
hati ku berdegup satu kali setiap bertemunya, mataku langsung melemparkan pandang ke langit, 
merah jambu meraba pipiku.
setiap tindakan yang dia lakukan, luar biasa untukku.
aku menghayalkan mataku dan matanya bertemu,
merajuk didalam canda yang memecah kecanggungan,
bertatap malu-malu.. 
perasaan ku merah jambu..
indah disaat dia mengusap rambutku,
indah disaat dia menggenggam tanganku,
indah disaat  menyulam perasaan.
dunia ini bukan milik berdua, tapi kita berdua mempunyai dunia sendiri..
yang hanya ada dia dan aku.
ingin rasanya perasaan ini ku tulis didalam surat, dan kuselipkan didepan pintu kamarnya.
tanpa nama, biarkan dia menerka.. tuan dibalik perasaan ini.

la tania.

Sunday, April 11, 2010

percakapan saya dengan iblis dan malaikat

0 comments
Semalam, saya bertemu dengan iblis..
dia menyamar sebagai seorang yang saya kenal,dam melemparkan pertanyaan pada saya..
"maukah kamu membantu saya membuat jaring laba-laba?" lalu saya jawab "untuk apa?"
dengan nada yang datar dia berkata "untuk menangkap serangga yang lengah dan membunuhnya dengan pelan"
saya hanya diam saat itu,tidak menjawab ya atau tidak.
detik itu saya melihat dia membuat jaring laba-laba putih diatas ke iblisan nya, dan Bbbbbbbbbbzzzzz.. terjaring satu serangga. dengan pelan dia membungkus dengan liurnya,didiamkan,menunggu
sampai lemas dan membunuhnya dengan pelan.

Esok pagi nya, saya bertemu dengan malaikat..
dia menyamar sebagai seorang yang saya kenal,dan melemparkan pertanyaan pada saya..
"maukah kamu membantu saya membersihkan jaring laba-laba disini?" lalu saya jawab "untuk apa?" dengan nada yang nyata dia berkata "untuk menyelamatkan serangga yang lengah agar tidak terjaring dan tidak terbunuh dengan pelan"
kembali saya diam saat itu, tidak menjawab ya atau tidak.

disini saya berfikir, semua ini hanyalah persuasif..
tetap saya yang memutuskan untuk memilih,
dan disini pula lah saya menemukan makna dari sebuah cerita dalam hidup beserta kedewasaannya.



la tania,

Kosong

2 comments
aku tetap saja diam melihat serba-serbi kata yang terucap dari mulutnya.
Mengelak seakan ada adalah tiada,dan tiada menjadi sebuah kata.
Terhanyut bebas dalam untaian suara.
emosi bercampur dengan debu sehingga tercipta hilang.
malam itu aku hanya melihat suara dan mendengar bayangan.





,la tania

itu hanya suara

0 comments
Sekarang bicara,
Lalu diam,
Berkoar-koar dalam ribuan suara yang lantang,
Seakan nyata datang dari sana. Melumpuhkan daun2 kering dibalik sana,melihat dunia dari sudut pandangnya. Mengingatkan dirinya kepada surga, lalu menghempaskan cerita ke dalam neraka. Yang hanyut dalam letupan suara iba. Melihatkan dirinya pada badan teriris suara..
Membuainya hilang pada mata yg tertutup,seakan hidup adalah siksa dan mati adalah surga.


,la tania

sakral

0 comments
Disaat sakit nya mendekati senyuman,
datang derita diselah-selah letupan mata,
Menginjak hangat sang penderita pada derai harunya bercerita pada cakrawala,
Sentuhan kosong tiba didalam tatapan nya,
Mengisyaratkan sesuatu yang sakral,
menilai seratus cahaya yang tertangkap retina,
mempermainkan perih yang sangat diidamkannya,
memeluk cahaya bintang,
mencium terangnya bulan dikala malam merayap dalam hembusan suara,
meninggalkan senyuman kosong dari riaknya air yang menatap kedalam bola matanya,
seakan menceritakan kensunyian yang hambar,
menunggu datangnya suara dari sana,
yang menghubungkan dunia dengan takdirnya.




,la tania

semua itu ada

0 comments
Menyelinap dalam sunyi,
jentikkan jemari dalam seribu nada
menyambung dengan langkah kaki semu
melewati dinding angin diwaktu malam
sunyikan diri dalam ramainya suara daun yang bermain-main dengan hampa
melalui nafas kusebut itu pilu
dendangkan suara menemani rongga dada
meniti keharusan yang disebut nyata
sehingga memang adanya,dan menyatu dengannya
bukan aku,tapi dia..
berharap semua berwarna
dengan dia adanya..



,la tania





*apapun itu..saya terima* :')

mati rasa

0 comments
Biarlah aku berdansa dengan kesunyian.
menyatu dalam setiap melodinya.
menyiratkan makna dalam sebuah gerakan.
terbuai dalam tiap nadanya.
sehingga menidurkan ku dalam suara tangis yang menusuk setiap nadi seorang hawa.
Membuat enggan terbangun dari mimpi.

menutup mata untuk melihat nyata. Sampai yang telah mati kembali hidup.
Sampai yang hambar kembali berasa.
Menutup semua kemungkinan pahit untuk bertemu itu kembali.
Kembali mendendangkan lagu-lagu yang berasal dari rindu.
Menginginkan sebuah pelukan yang berasal dari sebuah kemurnian. Bukan emosi.
Biarkan angin memelukku dengan emosinya. Biarkan hujan membelaiku dengan emosinya..
sehingga aku terlupa dengan nyata dan kembali menutup mata.

Biarkan saja dia mati rasa.
Biarkan saja kram menyentuhnya.
sampai suatu massa menyentuh sang takdir.

Cerita batin

0 comments
Apa kamu tau apa yg disebut dgn rasa?
Rasa adalah jendela nadi menuju hati pada sebuah peristiwa..
Rasa mengalir melalui sungai merah melewati tulang2 berwarna awan dan menyentuh urat2 saraf setiap raga.
Terhenti pada suatu titik yang bernama hati. Terbendung disana dan enggan untuk kembali.
rasa itu mulai menyebar,dan naik keatas mengganggu sebuah saraf yg sensitive,bercabang, penuh pikiran! Yg disebut otak.otak sedang sibuk mengerjakan tugasnya,rasa itu datang pada sisi2nya,dia diam saja,lalu rasa semakin lancang! Dia masuk ke dalam otak dan menyentuh seluruh bagian! Otak mulai murka,mengusir rasa pergi bermuara keluar dari raga,tapi rasa seakan tak mendengar.. Dia tetap saja tidak bosan untuk tinggal di dalam hati. Dan bermain-main didalam otak,seakan-akan otak adalah taman hiburan nya.


Sungguh nyata rasa itu ada..
Takkan bisa terlupa apalagi hilang.. Semakin diusir,semakin menjamur di dalam hati dan pikiran,
Takkan pernah hilang..
jika Selama raga masih bersatu dengan jiwa ..







,La Tania

kisah seseorang

0 comments
Ada seorang yang biasa,
seseorang yang ingin hidup mencapai ketenangan dan impian,
seseorang yang berfikir kalau dia selalu benar,
seseorang yang selalu tidak puas,
seseorang yang tegar,tetapi memiliki hati yang sangat lemah,
seseorang yang jatuh cinta,
seseorang yang ingin bebas,
seseorang yang tertawa,
tersenyum,
menangis..
dia tak tahu apa yang dipikirkan nya,,
dia tak tahu apa yang menjadi masalahnya,
dia tak tahu apa yang menjadi beban hidupnya,
yang dia tahu hanyalah hidup.
disaat terpuruk dan hati semakin melemah,
seorang lain memberitahunya,
"menjalani hidup dengan kepolosan apa gunanya?toh semua orang punya dosa"
kata-kata yang sederhana,
se sederhana itukah menjalaninya?
ternyata tidak,
itu membuahkan hasil yang rumit.
hasil yang semestinya tak terjadi..
hasil yang membuat seseorang menjadi lain,
hasil yang membuat diri seseorang mengganti kulit hati.
sekaligus tergores oleh hati yang lain.
diri yang seharusnya tak dia jalani,
tapi harus dilewati..
harus?
harus kah?
Disana menjawab "Ya".. Lalu kau mau apa?
Berat batinnyamenolak,
tapi tetap harus dijalani.
batin nya sendiri,
tak punya teman,
merasa batin nya menjadi sakit,hentikan semua ini! mengapa harus menjalani ini?
Disana menjawab "Karena harus".. Lalu kau mau apa?
"Saya mau TENANG" itu jawabnya.
"kalau mau tenang ya lewati,toh itu juga kau yang membuat."
"hah? saya?"
"iya,tentu saja kau,ini kan hidup mu,pilihan hidup mu,kau yang membuat dirimu sendiri sakit,kau yang membuat masalah dalam hidupmu,kau yang membuat batinmu menderita,tapi kau tak sadar..
yang kau tahu hanya mengeluh,yang kau mau hanya kepuasan untuk batin mu! bukan untuk nya,atau yang lain!! Yang kau tahu hanya membuat batin mu merasa lebih sakit dan pahit.
apa yang telah kau lakukan dan kau pilih,maka jalanilah,jangan menambah masalah yang memberatkan batin mu. Kembalilah menjadi diri sendiri. Hidup terlalu singkat untuk menjadi orang lain."
seseorang kembali merenung otak,bukan hanya otak,tapi jg hati..
ingin dia meminta maaf pada hati..
malu padanya..
Sungguh bodoh tidak menghargainya.
tapi apa boleh diperbuat,
disaat merasa sangat sakit,penyesalan menghianati,dan menjadi musuh..
disaat telah merasa tenang,penyesalan seolah sangat bersahabat.
Ah hidup,
Jalanilah.. apapun itu,fikirnya..
Menit demi menit menghilang,
entah masalah kan datang atau pergi,
Yang jelas itulah episode seseorang,
Yang akan menjadi kenangan,
atau sekedar tulisan..




-seseorang-

Tersesat

0 comments
Letih kadang raga mengucap.
ciptakan rasa dalam hati. inginkan makna menjelma menjadi udara diantara nadi dan darah yang deras seolah berlari meraih hal.
Aku bagai dunia tersesat diantara langit yg hilang.
Temui bintang serasa kelam dalam kelam.
Dingin diri,rasa ingin hentikan darah berlomba.
Hasrat memeluk hangat sangat kuperlukan.
Tinggal raga termenung,hentikan rindu bercampur mimpi.
Keras fikirku membongkar kode tuk lepaskan kelam hitam di otak.
Lama massa berjalan,kode timbul satu persatu,dengan gigih lepaskan aq dari penjara kemunafikan fana.
Pergi kini kutinggal kelam. Dapatkan terang meraih.
Berfikir itu bukan fatamorgana semu menipu.
Hanya nyata bersanding tawa menyapa.
Katakan itu pada raga.
Tapi apa katakan pada hati? katakan iya,disana massa kan menjawab pada suatu gerhana yang akan menjenguk takdir.