Thursday, October 6, 2011

cinta monyet

Melihat dirinya berjalan diantara pepohonan yang daunnya bergoyang malu.
enggan untuk menyapanya, 
hati ku berdegup satu kali setiap bertemunya, mataku langsung melemparkan pandang ke langit, 
merah jambu meraba pipiku.
setiap tindakan yang dia lakukan, luar biasa untukku.
aku menghayalkan mataku dan matanya bertemu,
merajuk didalam canda yang memecah kecanggungan,
bertatap malu-malu.. 
perasaan ku merah jambu..
indah disaat dia mengusap rambutku,
indah disaat dia menggenggam tanganku,
indah disaat  menyulam perasaan.
dunia ini bukan milik berdua, tapi kita berdua mempunyai dunia sendiri..
yang hanya ada dia dan aku.
ingin rasanya perasaan ini ku tulis didalam surat, dan kuselipkan didepan pintu kamarnya.
tanpa nama, biarkan dia menerka.. tuan dibalik perasaan ini.

la tania.

3 comments:

Aji Pribadi said...

Mantab :D

Fajar Solanjana said...

Gw jadi ngabayangin klo Vierra nyanyiin puisi lo, fin

Fina Phillipe said...

hahahahaha, seru jga kayaknya